Jurnal Refleksi Minggu ke-2
Jurnal Refleksi Minggu ke-2
Ni Made Risa Kusadi
CGP Angkatan ke-2
Jadwal :
19-4-2021 Ruang Kolaborasi (vcon-pengerjaan)
20-4-2021 Ruang Kolaborasi-Presentasi (Vcon)
21-4-2021 Refleksi Terbimbing
22-4-2021 Demonstrasi Kontekstual
Dear diary jurnal refleksi minggu ke-2, ijinkan saya
memaparkan apa yang saya rasakan setelah mendapat pembelajaran di LMS PGP dari
tanggal 19 s.d 23 April 2021. Setelah saya mendalami mengenal konsep pendidikan
KHD melalui video dan wacana di dalam tugas konsep refleksi diri tentang
pemikiran KHD, maka saya lanjutkan dengan kegiatan 1.1.a.4.1 yaitu forum
diskusi refleksi kritis tentang pemikiran KHD di ruang diskusi virtual. Oleh
Ibu Fasilitator, kami dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas A dan kelas B. Kelompok
saya mendapatkan kelas dengan sesi pagi hari dimulai pukul 07.00 – 08.30 Wita. Bersama
fasilitator saya dan rekan-rekan CGP melatih diri membangun kerangka berpikir,
menyampaikan ide serta gagasan tentang pemahaman dan internalisasi konsep
pemikiran Dewantara. Ibu fasilitator memberikan saya Pemahaman konsep pemikiran
filosofis KHD, melatih saya untuk lebih seksama dan menghayati pemikiran KHD. Bagaimana penerapannya pada konteks sosial
budaya di daerah saya. Di sini sebagai bahan renungan untuk bisa memberikan
perspektif refleksi kritis tentang filosofis pendidikan Ki Hajar Dewantara,
maka di LMS saya diberikan pertanyaan-pertanyaan yang memantik ide saya untuk
menulis, misalnya bagaimana perwujudan ‘menuntun’ yang saya lihat dalam konteks
sosial budaya di daerah saya, perubahan konkret apa yang dapat saya lakukan
untuk mewujudkannya, mengapa pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat alam dan
kodrat zaman, apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba pada anak”
dengan peran saya sebagai pendidik dan bagaimana gambaran proses pembelajaran
yang merefleksikan (mencerminkan) pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD).
Saya pun bertemu secara virtual dengan teman-teman
kelompok a. Di sini Tator memaparkan umum tentang penugasan kelompok. Di forum
diskusi bersama, saya juga diberi penjelasan melalui PPT tentang Profil Pelajar
Pancasila.
Kami diberikan permainan kecil di dalam mentimeter
melalui pertanyaan tentang Profil Pelajar Pancasila. Namun saya kurang
beruntung karena belum berhasil menjadi jawara di permainan tersebut. Ada beberapa
kesepakatan di ruang virtual yang harus kami taati yaitu tepat waktu tekan
berbicara kita mendengarkan ketiga memberi tanggapan jika diminta dan
dipersilahkan dan menghargai pendapat rekan yang lain. Kemudian ibu fasilitator
mempersilakan kami untuk menuju room diskusi kelompok. Kelompok A ini dipecah
menjadi dua sehingga hanya beranggotakan 4 orang. Saya di sini kelompok dengan bersama
Pak Sura, Bu Mutiara, dan Bu Yulas.
Terkait tugas 1.1.a.5, kami mendiskusikan hal-hal positif yang
telah kami pelajari dari pemikiran KHD yang juga kami lihat pada budaya di
daerah kami dan kami harus menyepakati satu hal positif dari pemikiran KHD yang
akan diterapkan di kelas/ sekolah kami. Sangat menyenamgkan berdiskusi
dengan teman-teman CGP. Banyak hal yang kami bagi disana, ternyata anak didik
dan sekolah kami memiliki persamaan di beberapa titik kebudayaan. Hal inilah
yang mendasari laporan kami yang kami buat dalam bentuk power poin dan word. Hasil
kerangka pembelajaran sesuai dengan pemikiran KHD dikirimkan pada kegiatan ini,
dan dipresentasikan pada pertemuan tatap muka virtual (web Meeting). Kami mulai
membuat susunan laporan namun laporan yang kami upload tidak sama tetapi tetap
merupakan hasil kesepakatan pada waktu diskusi virtual .
Setelah itu kami menuju pada tugas berikutnya yaitu tugas
1.1.a.5.1. yaitu mendesain kerangka pembelajaran dengan Profil Pelajar
Pancasila . Disini kami diminta 1). memilih satu ‘Profil Pelajar Pancasila’
dalam mengembangkan kerangka ‘Merdeka Belajar’,2). mengidentifikasi sumber daya
dan potensi (minimal 3 potensi) yang dimiliki oleh sekolah dan kelas kami yang
mendukung ‘Merdeka Belajar’, 3). mengembangkan Alur kerangka ‘Merdeka Belajar’
adalah sebagai berikut, yaitu tujuan Utama: ‘Pelajar Indonesia merupakan
pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai
dengan nilai-nilai Pancasila’, Profil Pelajar Pancasila dengan menulis profil
pilihan kelompok. Disini yang kami pilih adalah Kreatif karena kreativitas erat
hubungannya dengan merdeka belajar dan kreativitas ini sangat diperlukan di
dalam menjawab tantangan era revolusi 4.0., Kompetensi Pelajar Pancasila: kami
menuliskan kompetensi yang diharapkan dari Profil Pelajar Pancasila yang Kreatif,
Indikator Ketercapaian dari profil pelajar yang kreatif. 4). Elaborasi hingga
pelaksanaan konkret di sekolah dan kelas kami, disini kami membahas tentang apa
yang akan dilakukan untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila yang kreatif, mengapa memilih Profil Pelajar Pancasila yang
kreatif, bagaimana mencapai Profil Pelajar Pancasila yang kreatif, siapakah
para pihak yang terlihat dan bagaimana peran mereka. Sesuai kesepakatan kamipun
membuat laporan desain kerangka filosofis ‘Merdeka Belajar’ sesuai dengan
kesepakatan kelompok yaitu animasi presentasi melalui power point.
Keesokan harinya, kamipun diundang ke forum
diskusi virtual yaitu kegiatan 1.1.a.5.2 Web Meeting Ruang Kolaborasi. Disini
kelompok saya (kelompok 1) dan kelompok 2 mempresentasikan kedua tugas yang telah kami diskusikan.
Diskusi berjalan dengan lancar dan kami antusias mengikuti. Umpan balik dari
teman-teman kelompok lain, dan penjelasan dari Ibu Fasilitator sangat membantu
kami dalam memperbaiki laporan kami. Ini adalah langkah awal perubahan dan
transformasi diri saya untuk membuat perubahan yang konkrit di kelas dan di
sekolah saya. Setelah beberapa waktu saya mengirimkan tugas, saya pun melihat
tugas saya sudah diapresiasi oleh Ibu Fasilitator. Di dalam di rubrik penilaian
1, saya memenuhi 3 dari 4 kriteria dan di rubrik ke-2, saya memenuhi 4 dari 4
kriteria. Total nilai 87,5 dari maksimal 100. Saya cukup bangga pada diri dan berterima
kasih kepada Ibu fasilitator atas apresiasinya.
Kegiatan berikutnya adalah tugas 1.1.a.6, yaitu
Refleksi Terbimbing. Disini saya memaparkan pemikiran KHD sebagai pengetahuan dan pengalaman baru. Saya
senyum-senyum sendiri Ketika membaca umpan balik dari Ibu Fasilitator. Beliau
berpesan, “Tetap cantik...jangan lupa tersenyum”, Aduh saya jadi terbuai Ibu…dan
Ketika Beliau meminta alamat Blog saya, saya mendadak tidak percaya diri karena
saya baru menulis dan tulisan saya semua terkait dengan PGP….maaf ya Bu, kalau
sudah terkumpul lebih banyak tugasnya dan saya upload di blog, baru saya kirim
alamatnya ke Ibu.. Beliau tidak lupa juga mengingatkan saya untuk memberi kode
tugas dan nama.
Kegiatan terakhir di minggu kedua adalah Tugas
1.1.a.7, yaitu Demonstrasi Kontekstual. Setelah membaca petunjuk pengerjaan,
saya sempat bingung dengan tugas 1.1.a.10 yaitu Aksi Nyata Penerapan Pemikiran
KHD. Tapi setelah saya mendapat petunjuk dari Ibu Fasilitator tentang kata
kunci “perlambang, perumpamaan, gambaran, metafora”. Baru saya mendapat ide
untuk menuliskan tugas ini serta menuangkan ke dalam video sederhana.
Mudah-mudahan bisa diterima dan mendapat apresiasi positif dari Ibu
Fasilitator. Saya mengucapkan terima kasih atas umpan balik Beliau yang
menginspirasi saya untuk terus berkarya.
Salam Sehat dan Bahagia…….

Comments
Post a Comment