Jurnal Refleksi Minggu ke-3
Jurnal Refleksi Minggu ke-3
CGP Angkatan ke-2
Jadwal :
26-4-2021 Elaborasi Pemahaman (webinar)
27-4-2021 Koneksi Antar Materi
28-4-2021 Aksi Nyata
29-4-2021 Mulai dari diri (Modul 1.2)
30-4-2021 Eksplorasi Konsep (Mandiri)
Dear diary jurnal refleksi minggu ke-3, ijinkan saya
memaparkan apa yang saya rasakan setelah mendapat pembelajaran di LMS PGP dari
tanggal 26 s.d 30 April 2021. Setelah saya mendalami mengenal konsep pendidikan
KHD melalui video demontrasi kontekstual tentang perumpamaan dari pemikiran
KHD, maka saya diundang mengikuti webinar "Memaknai Filosofi Pendidikan Ki
Hadjar Dewantara di Sekolah. Pada kegiatan ini, saya mendengarkan langsung
paparan konsep Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara oleh Persatuan Perguruan
Taman siswa. Selain itu, akan ada kepala dari sekolah lain yang sudah
menerapkan Merdeka Belajar yang akan berbagi praktik baiknya. Diharapkan
konferensi ini dapat memberikan perspektif baru terhadap konsep Pendidikan KHD
yang telah saya miliki. Ada 2 sesi disana yaitu sesi pleno dengan narasumber :
Ki Prijo Dwiarsa (Perguruan Taman Siswa) dan Simon Rafael (Penulis Modul 1.1.),
sesi parallel dengan narasumber Ibu Min Hermina (SMPN 1 Cikampek). Banyak hal
yang saya dapatkan disini. Dari Ki Prijo saya mengetahui bagaimana cara
pembelajaran yang menggembirakan menurut KHD dan perjalanan hidup Beliau
beserta keluarganya dan yang paling berkesan adalah anak perempuan Beliau yang
memiliki keterbatasan. Dari sinilah pertama kali kata “menghamba” disebutkan.
Dari Ibu Min saya dapatkan tentang “CIBAKU SACI MASAGI” dan Literacy Cloud. Saya terinspirasi
menerapkan metode Beliau. Tidak lupa saya ungkapkan rasa kagum terhadap penulis
modul 1.1 tentang KHD yang betul-betul terstruktur dan mudah dipahami. Disini
saya membuat catatan-catatan penting untuk memperdalam pemahaman Anda tentang
pemikiran-pemikiran KHD yang dapat dikontekstualkan pada kelas dan sekolah Anda
.
Setelah webinar, sayapun mengerjakan tugas 1.1.a.9. Koneksi Antar
Materi - Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Tujuan
Pembelajaran disini agar saya mampu membuat kesimpulan dan refleksi pengetahuan
dan pengalaman baru yang dipelajari dari pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Pada
fase ini saya diajak untuk meninjau ulang keseluruhan materi dari Pembelajaran
1 hingga Pembelajaran 6 dan memperkuat koneksi antar materi yang sudah saya
pelajari. Untuk memudahkan saya dalam merajut pemahaman dari berbagai materi,
ada penugasan yang perlu dilakukan yaitu sintesis dari berbagai materi yang sudah
dipelajari. Saya meninjau kembali tugas personal kerangka pembelajaran yang
telah dikembangkan pada fase Ruang Kolaborasi, Refleksi Terbimbing, Demonstrasi
Kontekstual, dan Elaborasi Pemahaman. Lalu saya membuat sebuah kesimpulan dan
penjelasan mengenai pemikiran-pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang saya pelajari
dalam modul ini. Sayapun membuat sebuah refleksi dari pengetahuan dan
pengalaman baru yang saya peroleh dalam modul ini dan perubahan diri saya alami
dan akan saya praktekkan di sekolah dan kelas saya. Saya menceritakan proses pembelajaran dan suasana kelas yang
mencerminkan pemikiran KH Dewantara secara konkret sesuai dengan konteks lokal
sosial budaya di kelas dan sekolah saya. Kesimpulan dan refleksi ini saya sajikan
dalam bentuk media informasi artikel
Langkah selanjutnya, saya menyusun tugas 1.1.a.10 yaitu Aksi Penerapan Pemikiran
Ki Hadjar Dewantara di Kelas dan Sekolah. Tujuan Pembelajaran agar CGP
mampu mendokumentasikan penerapan pemikiran Ki Hadjar Dewantara di kelas dan
sekolah. Sebagai tahapan terakhir dari siklus pembelajaran MERRDEKA, Aksi Nyata
memberikan ruang bagi saya menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam
satu rangkaian modul. Aksi Nyata dimaksudkan sebagai proses pengembangan
profesionalisme berkelanjutan, di mana ia dilihat sebagai kesatuan antara
proses pembelajaran dan implementasi. Aksi Nyata saya merupakan perwujudan dari
perubahan konkret dalam proses pembelajaran sesuai dengan pemikiran KHD dan
konteks sosial dan budaya di daerah saya. Untuk mendukung pengembangan
berkelanjutan, sepanjang proses penerapan ini saya melakukan refleksi, salah
satunya dengan menulis jurnal refleksi. Jurnal refleksi yang ditulis secara
rutin merupakan media untuk mendokumentasikan perasaan, gagasan dan pengalaman serta
praktik baik yang telah dilakukan. Dengan memiliki rekam jejak yang
berkelanjutan seperti ini, Anda akan terdorong untuk terus belajar dan
meningkatkan kualitas pembelajaran yang saya latih dan ujicobakan. Sesuai
informasi Ibu Fasilitator, saya tambahkan Aksi Nyata di jurnal refleksi minggu
ke-2. Disini saya memaparkan dalam bentuk tulisan dan video tentang perasaan
selama melakukan perubahan di kelas,
Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses
perubahan, Pembelajaran dan pengalaman, ‘Foto dan video bercerita’ dari seluruh
rangkaian pelaksanaan (perencanaan, penerapan dan refleksi) aksi saya. Saya
juga memasukkan ‘testimoni’ dari rekan guru dan murid yang terlibat dalam
proses perubahan yang saya lakukan. Selain menjadi catatan pengembangan profesi
saya, jurnal refleksi ini nantinya juga akan saya gunakan sebagai referensi
pembuatan Portofolio Aksi Nyata pada akhir Paket Modul 1. Saya juga dapat menggunakan jurnal ini sebagai
panduan ketika berefleksi bersama pengajar praktik dalam pendampingan individu.
Beruntung untuk aksi nyata ini saya diberi waktu
sampai 26 Mei, saya ingin mengulang proses yang semula sacara daring, menjadi
luring. Mudah-mudahan saya bisa merealisasikan harapan saya. Setelah itu,
mengejar ketertinggalan dari teman-teman CGP, saya pun mulai memasuki tahap Mulai dari diri Modul 1.2.
1.2.a.3. tentang Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak. Tujuan Pembelajaran disini
adalah agar CGP dapat mengidentifikasi nilai-nilai diri sendiri, yang selama
ini melekat dalam pribadinya dan dapat menjelaskan peran dirinya sebagai
seorang Guru di dalam lingkungan sekolahnya masing-masing. Pada kesempatan ini,
saya mulai dengan membuat diagram trapesium usia dan menjawab beberapa
pertanyaan mengenai diri saya. Pertanyaan disini saya jawab dengan sejujurnya
agar saya bisa menggali pengalaman serta
nilai diri saya. Pertama saya membuat Diagram Trapesium Usia. Di garis miring ke atas saya
menuliskan usia saat saya menyelesaikan masa sekolah pada ujung garis tersebut,
dilanjutkan dengan membuat garis mendatar, yang menunjukkan usia kerja. Pada
salah satu titik di garis tersebut, saya menuliskan angka yang menunjukkan usia
saya saat ini dan garis miring menurun untuk menandakan masa pensiun saya. Saya
juga mengingat dua peristiwa penting pada masa sekolah; satu peristiwa
bernuansa positif dan satu lagi yang negatif. Disamping itu saya juga menjawab
beberapa pertanyaan terkait ini, yaitu momen yang terjadi di masa sekolah masih
dapat dirasakan dan mungkin masih dapat memengaruhi diri saya di masa sekarang,
apa saja peran dari seorang Guru jika dikaitkan dengan trapesium usia, dan
membuat 1-2 kalimat yang dapat menggambarkan nilai-nilai yang saya percayai
sebagai seorang Guru, menggunakan kata-kata berikut: Guru, Murid, Belajar, Makna…..
Tugas terakhir di minggu ini adalah 1.2.a.4. Eksplorasi Konsep -
Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak. Tujuan pembelajaran disini adalah
agar saya dapat mengetahui hubungan
antara emosi, cara kerja otak dan pembentukan nilai-nilai dalam diri seseorang,
mengetahui bagaimana nilai-nilai dapat bertumbuh lewat keteladanan dan
pembiasaan perilaku yang konsisten di suatu lingkungan, menjelaskan pemahaman
mengenai Profil Pelajar Pancasila, menjelaskan pemahaman mengenai Peran Guru
Penggerak sebagai Pendorong Transformasi Pendidikan, menjelaskan pemahaman
mengenai nilai-nilai yang perlu dimiliki oleh seorang Guru Penggerak. Disetiap
pembelajaran terselip pertanyaan-pertanyaan tentang pengalaman saya terkait
nilai dan peran guru penggerak.
Walaupun terlambat namun saya tidak menyerah mengejar ketertinggalan dari teman CGP lain. Saya terlambat kemarin karena membimbing 3 anak saya, anak pertama, SMA menjelang olimpiade, anak ke-2 saya lihat main game saja dan saya bujuk agar mau belajar matematika dengan saya, bersyukur dia akhirnya bersedia dan anak yang ke-3 yang masih SD kelas 1 juga dikejar tugas untuk menulis dan berhitung agar bisa dikumpulkan segera…mohon permakluman ya Bu, semoga ke depan saya lebih bisa mengatur waktu dan diberi Kesehatan untuk melaksanakan seluruh kewajiban.
Demikian yang bisa saya sampaikan di jurnal refleksi
untuk minggu ini..Trimakasih Ibu Restu sudah selalu memberi semangat…mohon maaf
jika ada kata-kata yang kurang berkenan..semoga Ibu sehat selalu..dan saya
senantiasa mendapat restu dari Ibu..Salam Sehat dan Bahagia…….
Comments
Post a Comment