JURNAL REFLEKSI PGP MINGGU I

 

Selamat pagi ibu fasilitator , teman-teman seperjuangan di calon guru penggerak , di sini saya akan memaparkan tentang apa yang saya pikirkan dan telah laksanakan di PGP dalam pekan pertama melalui jurnal refleksi mingguan. Pertama ada kata-kata di halaman pertama masuk LMS guru penggerak, dari Ki Hajar Dewantara yang sangat menginspirasi saya, Beliau berkata " Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu bermanfaat bagi dirinya sendiri bermanfaat bagi bangsanya dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya". Semula  ketika saya dinyatakan lulus dalam program ini ada kekhawatiran dalam diri saya tentang jadwal yang  akan cukup padat , namun saya menyadari bahwa apa yang akan saya dapatkan di sini akan sangat bermanfaat untuk saya pribadi dan semoga nanti dalam lingkup yang lebih luas saya bisa berbagi ilmu kepada teman-teman sekolah maupun di lingkungan sekitar saya.

Belum ada bayangan sama sekali di benak saya tentang apa yang akan saya lakukan.  Saya hanya membayangkan bahwa aya akan mempelajari modul kemudian ada tugas-tugas namun saya mulai mendapat pencerahan ketika mengikuti lokakarya perdana. Disini saya diinformasikan oleh PP bahwa saya akan menjalankan proses pendidikan selama 9 bulan dari pembelajaran daring dan pendampingan. Pelajaran daring berlangsung selama 6 bulan dengan 3 paket modul yang wajib saya pelajari dan pendampingan sendiri terdiri dari lokakarya individu akan dilaksanakan setiap bulan selama 9 bulan. Apa saja kegiatan yang saya lakukan pada lokakarya perdana ini ? Pertama, saya dan teman-teman diminta melakukan perkenalan dengan teknik-teknik tertentu , Dan diminta menggambar sesuatu yang mencerminkan kepribadian saya. Kemudian saya menceritakan kepada teman-teman maksud dari gambar tersebut. Kedua, saya dan rekan cgp juga diminta oleh pengajar praktik untuk bersama-sama membuat kesepakatan kelas agar kegiatan  lokakarya berjalan dengan lancar . Ketiga, saya diminta memetakan harapan dan kekhawatiran selama proses pendidikan guru penggerak , menyusun strategi agar harapan kami terpenuhi dan kekhawatiran kami dapat dikurangi. Keempat, saya menceritakan tujuan dan alur perjalanan calon guru penggerak agar saya bisa memberi bayangan kepada kepala sekolah tentang proses pendidikan guru penggerak , apa saja yang akan saya lalui dan saya kerjakan di guru penggerak . Kolaborasi  dengan sekolah khususnya dengan kehadiran dari kepala sekolah sebagai pendamping pada waktu itu,  diharapkan akan terjadi sinergi yang baik antara calon guru penggerak dengan pimpinannya.  Kelima, kami melakukan kegiatan pembuatan komitmen bersama dan diakhiri dengan proses refleksi. di sini saya pun menceritakan tentang apa yang telah saya dapatkan di kegiatan tadi dan saya pun di kegiatan refleksi ini menambahkan curhat-curhat  tentang teman serta tentang kegiatan yang telah berlangsung.

Itu sekilas tentang kegiatan yang saya lakukan di lokakarya perdana. Setelah lokakarya perdana, sayapun diundang ke grup WhatsApp oleh fasilitator yang terhormat Ibu Restu, untuk lebih mengetahui kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan di lms. Di grup pendidikan guru penggerak ini saya dibimbing dan diberi informasi tentang kegiatan apa saja yang akan saya laksanakan . Adapun kegiatan pertama adalah pembukaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak nadiem Makarim dilanjutkan dengan orientasi dari calon guru penggerak dan rangkaian terakhir pada tanggal tersebut adalah membuka LMS mencari modul 1.1 kemudian mengerjakan pretest. Namun sebelum mengerjakan pretest, tidak lupa saya lengkapi tagihan LMS terkait dengan lokakarya Perdana tentang penilaian saya terhadap pengajar praktek dan kuesioner ekspektasi peserta pada lokakarya Perdana.

Kembali kepada pretest, soal-soal yang ada di sana adalah materi yang sebenarnya bersifat umum namun saya merasa kesulitan dan terus terang hasilnya kurang memuaskan. Seketika itu saya merasa kurang percaya diri. Akankah saya bisa ? Namun dengan semangat dari ibu fasilitator saya berusaha mendapatkan kepercayaan diri saya kembali. Sesuai jadwal paket 1, saya mempelajari tentang refleksi Filosofi pendidikan di Indonesia Ki Hajar Dewantara . Disini Saya belajar dengan alur merdeka yaitu Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang kolaborasi, Desain kerangka pembelajaran, Refleksi terbimbing, aplikasi kontekstual, Elaborasi pemahaman, Koneksi antar materi dan Aksi nyata.

Mulanya saya sempat kebingungan waktu materi yang pertama yaitu refleksi diri tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara. Semula saya mengira diberi modul ataupun materi tentang Ki Hajar Dewantara kemudian saya mengerjakan tugas ternyata, saya harus menggali pengetahuan saya sendiri dulu tentang Ki Hajar Dewantara dan filosofinya , kemudian saya refleksikan sebelum akhirnya materi tentang filosofi Ki Hajar Dewantara ini dibuka di LMS. Ini inspirasi tentang pembelajaran yang akan saya lakukan di kelas nanti. saya akan membiarkan dulu peserta didik saya nanti berangan-angan dulu tentang materi yang akan saya berikan dengan petunjuk petunjuk kecil dan memberi kesempatan kepada mereka untuk menggali  apa yang mereka ketahui dengan petunjuk kecil yang saya berikan. Itu yang pertama, yang kedua dengan petunjuk dari ibu fasilitator Ibu Restu dengan jadwal pelan tapi pasti saya yang semula ragu-ragu untuk meng- klik konten-konten yang ada di LMS sekarang jadi terbiasa mengeklik dan saya tidak lagi takut salah karena setiap saat saya juga mengkomunikasikan di grup dengan teman-teman dan juga dengan ibu fasilitator. Di kegiatan pertama yaitu mulai dari diri, saya merefleksi diri tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara Saya berusaha menulis dan mendapat apresiasi yang baik dan semangat serta motivasi yang tinggi dari ibu fasilitator bahkan beliau menyarankan kepada saya untuk menulis apapun kegiatan-kegiatan saya di pendidikan guru penggerak. tulisan-tulisan saya , bisa saya upload di blog dan beliau pun mengirimkan referensi-referensi dan tulisan-tulisan yang ada di sumber-sumber yang terpercaya.

Kegiatan yang kedua adalah konsep refleksi diri tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara. Disusun secara terstruktur dan jelas sekali disertai dengan tujuan pembelajaran yang harus saya penuhi di setiap pembelajaran. Mulai dari fitur pertama pengantar , fitur yang kedua menyajikan potret pendidikan Indonesia sejak zaman kolonial hingga kini yang ketiga Tanggapan reflektif saya dan disetiap fitur ada catatan dan pertanyaan notes and question yang keempat Saya diberikan tentang asas pendidikan Ki Hajar Dewantara kelima dasar-dasar pendidikan keenam kodrat alam dan kodrat zaman , ketujuh budi pekerti menurut Ki Hajar Dewantara kedelapan dan kesembilan dasar-dasar pendidikan menurut beliau , disini saya disuguhkan dengan wacana dan juga video ada metode Montessori dan froble dan taman kanak .  kesepuluh , ada kerangka pemikiran Ki Hajar Dewantara di sini Bapak Dirjen pendidikan yaitu bapak Iwan Syahril menyampaikan intisari dan interpretasi beliau atas Filosofi pendidikan nasional gagasan Ki Hajar Dewantara sangat menginspirasi penyampaian dan refleksi dari beliau yang kesebelas tanggapan reflektif kritis. disini saya diminta membuat video atau audio tentang refleksi kritis kami yang menceritakan pertama intisari pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pendidikan yang kedua proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran Ki Hajar Dewantara, yang ketiga apa yang saya lakukan agar proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran khd dapat terwujud dan keempat konsep pemikiran khd sudah saya terapkan.

 

Di sini saya membuat audio berdurasi 4 menit maksimal waktu yang diisyaratkan di dalam LMS. Saya menceritakan hal-hal terkait filosofi Ki Hajar Dewantara sesuai permintaan di LMS.

Ada banyak filosofi dari Ki Hajar Dewantara yang patut kita teladani hasil saya tangkap ada 3 intisari dari yaitu 1 ).kebudayaan, Ki Hajar Dewantara membuat koneksi yang tidak terpisahkan antara Pendidikan dan Kebudayaan, kedua hal ini menurut beliau merupakan satu kesatuan untuk mencapai peradaban bangsa. 2). Intisari filosofi Ki Hajar Dewantara adalah perubahan menurut beliau kebudayaan tidak boleh statis bergerak sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya kebudayaan yang terisolasi akan menuju kehancuran demikian juga dengan pendidikan boleh statis terus berubah menjawab tuntutan zaman. 3) intisari dari filosofi Ki Hajar Dewantara adalah tentang budi pekerti pendidikan yang kita berikan haruslah holistik dan seimbang antara olah Cipta olah rasa olah Karsa dan olah raga diharapkan akan menghadirkan insan-insan yang penuh kebijaksanaan. Di sini saya juga menceritakan pandangan saya tentang proses pembelajaran  yang mencerminkan pemikiran Ki Hajar Dewantara, dan yang akan saya lakukan agar proses pembelajaran pemikiran beliau ini dapat terwujud. Terakhir tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara yang sudah saya terapkan selama ini.

Setelah eksplorasi konsep, saya pun diundang untuk mengikuti forum diskusi refleksi kritis tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara di ruang diskusi virtual yang dipimpin oleh ibu fasilitator yaitu Ibu Sri Restu. Beliau ternyata pribadi yang baik hati, ramah  sehingga diskusi berjalan dengan lancar dan santai, walaupun ada sedikit terkendala jaringan namun tidak mengurangi semangat saya dan teman-teman untuk mengikuti yang beliau paparkan , saya juga sharing pengalaman dengan beliau dan juga dengan teman-teman tentang pembelajaran daring yang saya lakukan selama setahun ini.

Di setiap tugas, catatan ataupun pertanyaan yang saya ajukan di LMS maupun di WAG selalu mendapat apresiasi positif dari ibu fasilitator sehingga ini menambah rasa percaya diri saya untuk lebih mengeksplorasi kemampuan saya di materi yang diberikan. Terima kasih saya ucapkan kepada di Ibu fasilitator, pendamping, pengajar praktek dan rekan-rekan seperjuangan di pendidikan guru penggerak ini, tidak lupa saya mengulang pesan dari ibu Restu yaitu kita tidak berkompetisi di sini kita berkompetisi dengan diri sendiri , tetap jaga kekompakan dan jaga kesehatan.

 

Demikian paparan saya di jurnal refleksi minggu pertama banyak hal-hal yang bermanfaat yang saya dapatkan Disini semoga kedepan saya dapat mengikuti Program yang ada di LMS dengan baik. Mohon maaf jika ada kesalahan kata saya tutup dengan ucapan terima kasih dan salam guru penggerak.

 

Foto-foto kegiatan :





 

 

 

 

 

 

 

 


                                                            Lokakarya Perdana                                                       



 

 

 

 

 

 

 


                               

                                                            Diskusi virtual

Comments

Popular posts from this blog

Demontrasi kontekstual modul 1.1

KELAS 9 PEMBELAJARAN 11. MENYIKAPI ARUS GLOBALISASI